Hallo semuanya… para pengunjung blogku ini. Mudah-mudahan kita semua dalam keadaan sehat dan tetap semangat. Pada kali ini aku ingin nulis tentang SPAM. Tulisan ini sebenarnya pengen rampung berbarengan dengan tulisanku mengenai SCAM. Namun karena aku harus dinas ke luar kota dan memenuhi kewajibanku sebagai seorang pegawai swasta, jadi wee tulisan tentang SPAM aku tunda. Tapi tak apa lah, yang penting sekarang aku bisa merampungkannya.
Oke, kita coba urai dan diskusikan apa itu SPAM.
SPAM. Kata ini tentu lebih familiar di telinga kita daripada kata SCAM. Mengapa demikian? Aku yakin, diantara kita yang sudah punya email, baik itu di yahoo ataupun di Gmail, sudah pernah melihat sebuah folder yang dinamakan folder SPAM. Folder ini tentu sangat berguna untuk memilah dan memfilter email-email yang masuk. Email-email yang sama sekali tidak kita kenal dan tidak ada di daftar kontak email kita, maka ia masuk pada folder SPAM. Karena email itu diindikasi sebagai SPAM.
So, SPAM itu bisa diartikan sebagai email sampah atau junk email. Namun tidak hanya itu. Lebih luasnya lagi, segala sesuatu berita atau iklan elektronik yang bersifat mengganggu pengguna lain bisa dikategorikan SPAM. Contohnya, bila kita masuk ke chat room kemudian kita mengiklankan suatu produk, sementara orang lain merasa terganggu dengan iklan itu, maka kita telah melakukan SPAM.
Dari uraian di atas, kita bisa menarik kesimpulan apa itu SPAM. Ya, SPAM adalah penyalahgunaan dalam pengiriman berita elektronik yang bertujuan untuk menampilkan iklan atau tujuan lainnya yang mengakibatkan ketidaknyamanan bagi para pengguna web lain. SPAM biasanya sering terjadi pada surat elektronik atau email, instant message, newsgroup, mesin pencari informasi web, pada blog atau di forum-forum, bahkan SPAM juga bisa terjadi pada telepon genggam kita.
Intinya, kalau kita merasa tidak nyaman dengan berita elektronik yang mampir ke media kita maka itu dinamakan SPAM. Dan orang yang melakukan SPAM disebut SPAMMER Melakukan SPAM dikategorikan sebagai pelanggaran hukum dan merupakan perbuatan kriminal yang bisa ditindak melalui undang-undang internet (ITE).
Setingkat di atas SPAM dalam hal bahaya adalah SCAM. Scammer biasanya untuk menggaet korbannya dengan mengirimkan SPAM yang bertubi-tubi ke email kita atau lewat media lain.
Tapi, jangan sampai kita men-judge kalau berita yang dibawa SPAM itu semunya jelek yah. Mungkin saja berita yang disampaikan itu berguna bagi kita dan merupakan informasi yang sangat kita butuhkan. Hanya saja, cara untuk menyampaikan beritanya yang salah. Jadi kita harus bisa memilahnya. Kita juga sebenarnya bisa membatasi atau memproteksi, agar email kita tidak dibanjiri spam. Caranya ada di sini untuk mengatasi spam email
Oke, itu saja ringkasan sederhanaku mengenai SPAM. Semoga bermanfaat!! Jika kalian ingin menambahkan atau mengkoreksi uraianku ini, silahkan isi di kolom komentar. Terima kasih
Salam dan sukses selalu untuk kita semua… :-)



Posted in
Tags: 








Saya paling benci kalau email saya dipenuhi dengan SPAM, memang sih mungkin ada yang berguna tapi paling ya cuma 1-2 email saja,
Tapi bagaimanapun kita bisa ko’ melindungi email supaya tidak dimasuki SPAM lagi, caranya bisa lewat “setting” di email, lebih jelasnya bisa cari2 di google dech, sebab di artikel mas rahmat belum dijelaskan kan?..
Salam Kenal
salam kenal juga mas ismail…
iyah, rencananya memang mau memposting untuk tip cara menangkal email SPAM.
mudah2an kedepannya bisa…
terima kasih udah mmpir, mas
ass,,,
kalo misalkan terlalu banyak mempostkan sesuatu ke blogger bisa dikatakan spam jga g ya, misal sehari sampai mempostkan 4x…. mohon penjelasannya ya???
Most affiliate marketers who are making decent money these days are publishing Cost-Per-Action, or CPA ads. The reason for this marketers don’t need to complete high cost sales in order to get credited for a conversion.
truz gmna cara bedain kalau itu spam atau bukan mas,
atau gimana cara mail tentukan kalau itu spam atao bukan